
PSI Tanaman Pangan Sosialisasikan SNI 9283:2023 Produksi Benih Jagung Hibrida
Dalam rangka meningkatkan penyebarluasan informasi sekaligus awareness masyarakat pengguna terkait standardisasi instrumen tanaman pangan khususnya jagung hibrida, PSI Tanaman Pangan menghelat Virtual Public Learning (VPL) Belajar Standardisasi bersama PSITP (BESTI with PSITP) episode perdana tahun 2024 menyajikan topik “Sosialisasi SNI 9283:2023 Produksi Benih Jagung Hibrida” yang diikuti oleh lebih dari 250 peserta secara daring melalui platform Zoom dan Youtube, Rabu (15/05).
Mewakili Kepala PSI Tanaman Pangan, Ketua Kelompok Pengelolaan Hasil Standardisasi Instrumen Tanaman Pangan Dr. Nuning Argo Subekti, SP, MSc, saat pembukaan sosialisasi menyampaikan bahwa penyelenggaraan VPL merupakan salah satu kegiatan dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi standardisasi yang diampu oleh PSI Tanaman Pangan, yaitu sinergi pemanfaatan hasil standardisasi. Sebagaimana diketahui bahwa pada tahun 2023 PSITP melalui Komtek 65-11 Tanaman Pangan telah merumuskan tiga rancangan SNI dan ketiganya telah ditetapkan sebagai SNI oleh BSN. SNI baru yang dihasilkan perlu didiseminasikan kepada para pemangku kepentingan untuk memastikan publik terinformasikan mengenai keberadaan standar-standar baru dan dapat memanfaatkannya secara optimal.
Lebih lanjut disampaikannya bahwa dari VPL ini diharapkan dapat terhimpun umpan balik berupa kritik dan saran yang membangun dalam rangka penerapan SNI yang disosialisasikan.
Dua narasumber dihadirkan pada sosialisasi kali ini yaitu Kepala Balai Pengujian Standar Instrumen Tanaman Serealia selaku konseptor SNI 9283:2023, Dr. Amin Nur, SP, M.Si yang menjelaskan materi “Produksi Benih Jagung Hibrida Terstandar SNI 9283:2023” serta Ketua Tim Pengembangan Standar Pertanian Direktorat Pengembangan Standar Agro, Kimia, Kesehatan dan Penilaian Kesesuaian, Nindya Malvins Trimadya, S.T.P., M.Si. yang menyampaikan materi tentang “Pengembangan Standar Produksi Benih Jagung Hibrida SNI 9283:2023, Pengantar dan Kisi-kisi Penerapan”.